Image default

4 Macam Introvert: Kamu Yang Mana?

Pendiam, tidak banyak keluar rumah, dan kurang pergaulan. Mungkin itulah stereotip introvert yang paling sering kita dengar. Namun tahukah kalian, tidak semua introvert itu sama.

Lagipula, tidak semua introvert itu kuper atau pendiam. Secara harfiah, introvert adalah seseorang yang memilih menggunakan energinya ke dalam diri, entah dengan refleksi, kontemplasi, dan me-recharge dengan menjauhkan diri dari kerumunan.

Bukan cuma berbagai macam ekstrovert saja yang ada. Melalui teorinya, psikolog Carl Gustav Jung membagi berbagai macam-macam introvert yang didasarkan pada fungsi kognitifnya. Seperti apa sajakah itu? Mari kita telusuri bersama-sama!

Apa Itu Fungsi Kognitif?

Seperti yang telah kami utarakan di artikel macam ekstrovert, Jung menyatakan bahwa setiap manusia diciptakan untuk memiliki pola pikirnya sendiri yang unik dan berbeda. Pola pikir itu akan menentukan bagaimana ia berperilaku dan menanggapi lingkungan di sekitarnya. Itulah yang dinamakan fungsi kognitif.

Macam-macam Introvert

Menurut Jung, ada empat golongan introvert yang dibagi menjadi feeler, thinker, sensor, dan intuitive. Berikut ini penjelasan lebih lengkapnya agar kamu lebih memahaminya.

A. Introvert Feeler (Fi)

Introvert feeler bukan hanya mengutamakan perasaan dan empati, namun juga yang sangat menghargai otentisitas. Mereka percaya bahwa setiap manusia pasti punya ciri khasnya sendiri-sendiri, dan mereka tidak takut menunjukkannya kepada orang lain.

Mereka juga sangat peka terhadap perasaan mereka sendiri, sehingga bisa dibilang mereka paling sensitif di antara introvert lainnya. Lebih jauh lagi, introvert feeler juga menggunakan empatinya sebagai kompasatau penggerak alami dari intuisi mereka, terutama untuk menentukan benar/salahnya sesuatu.

Namun, karena memiliki keyakinan kuat terhadap perasaannya, mereka akan cenderung keras kepala dan tidak mengindahkan perkataan orang lain, bahkan tak jarang mereka selalu berusaha keras menggapai apa yang mereka rasa benar tanpa melihat situasi dari kacamata orang lain.

Introvert Feeler (Fi)
KelebihanKekurangan
Peka terhadap perasaan orang lain dan diri sendiri.Cenderung terlalu mementingkan perasaan sendiri sehingga keras kepala.
Menghargai otentisitas dan kebebasan.Kurang mampu melihat secara garis besar suatu hal dari kacamata orang lain.
Punya empati yang tinggi.Terbuka dengan emosi, namun jarang membeberkan emosi yang dirasakan.
Memiliki suatu kompas moral yang digunakan untuk menilai benar/salahnya suatu hal.Cenderung individualistis.
Open-minded dan menerima bahwa semua orang itu unik.Kadang-kadang merasa overwhelmed dengan emosi yang mereka rasakan.
  • Contoh introvert feelers di dunia nyata: Vincent Van Gogh, Johnny Depp, Michael Jackson, Audrey Hepburn, Lionel Messi.
  • Contoh introvert feelers di fiksi: Will Byers (Stranger Things), Alina Starkov (Shadow and Bone), Frodo Baggins (The Lord of the Rings), Harry Potter (Harry Potter), Eren Yeager (Attack on Titan).

Dalam teori Myers-Briggs, extrovert feelers diwakili oleh kepribadian INFP dan ISFP. Perbedaan keduanya tak hanya dari huruf N dan S saja, tapi masih banyak lagi. Jadi, jangan lewatkan artikel berikutnya!

B. Introvert Thinker (Ti)

Stereotip introvert thinker di dunia nyata mungkin paling dekat dengan ilmuwan, politisi, atau filsuf, karena sejatinya para introvert thinker punya kecenderungan melihat segala situasi melalui suatu logika berpikir yang kompleks.

Ketika mereka menyusun argumen, mereka akan mengutak-atik suatu konsep sambil menyampaikan kenapa, bagaimana, dan mengapa hal itu mendukung argumen mereka. Mirip seperti orang yang berdebat.

Maka dari itu, mereka seringkali dianggap tukang overthinking atau overanalyzing. Tak jarang introvert thinkers akan mudah terjerat oleh konsep pikiran mereka sendiri, sehingga mereka harus diarahkan pada situasi nyata untuk membuktikan bahwa pola pikir mereka tidak selamanya benar.

Introvert Thinker (Ti)
KelebihanKekurangan
Lebih suka menyusun argumen berdasarkan kerangka logika.Cenderung suka overthinking.
Cenderung menyukai teka-teki dan stimulasi intelektual.Lambat memutuskan sesuatu karena banyak pertimbangan.
Kemampuan problem solving-nya selalu mendalam, strategik, dan penuh perhitungan.Cenderung berpegang teguh pada argumennya sendiri.
Cenderung berpegang pada kemampuan analitis.Kurang terbuka dengan perasaan diri sendiri dan orang lain, sehingga sering dianggap ‘dingin’ atau tidak empatik.
Selalu mempertanyakan setiap fakta atau data yang ada.Kurang aware dengan keadaan sekitarnya yang mempengaruhi penilaian mereka.
  • Contoh introvert thinkers di dunia nyata: Albert Einstein, Rene Descartes, Marie Curie, Vladimir Putin, Kobe Bryant.
  • Contoh introvert thinkers di fiksi: L (Death Note), Sherlock Holmes (Sherlock), Bruce Banner (Hulk), Levi Ackerman (Attack on Titan), Katniss Everdeen (The Hunger Games).

Dalam teori Myers-Briggs, extrovert thinkers diwakili oleh kepribadian INTP dan ISTP. Apakah kamu merasa bingung membedakannya? Mari kita bahas bersama di artikel berikutnya!

C. Introvert Sensor (Si)

Orang–orang introvert sensor sering diasosiasikan dengan petugas administrasi atau perpajakan yang teliti, prosedural, dan kaku. Hal ini tidak sepenuhnya salah, karena sejatinya introvert sensor sangat aware terhadap sensasi yang dirasakan oleh dirinya terhadap sesuatu.

Berbeda dengan versi extrovert-nya yang cenderung mencari kepuasan dengan tantangan, introvert sensor cenderung mencari kepuasan dengan rutinitas.

Maka dari itu, apabila introvert sensor ‘kebablasan,’ mereka akan cenderung berkutat pada rutinitas yang sama, karena rutinitas itulah yang membuat mereka di zona aman.

Mereka juga sangat perhatian terhadap detail, sehingga cenderung melakukan pekerjaan dengan cermat dan hati-hati.

Introvert Sensor (Si)
KelebihanKekurangan
Menaruh minat yang tinggi terhadap detail.Kurang terbuka dengan hal-hal yang tidak familiar.
Punya kecenderungan untuk mengikuti rutinitas/jadwal tertentu.Mempunyai jiwa perfeksionis.
Cermat, berhati-hati, dan penuh perhitungan.Terlalu lama di zona nyaman bisa menghambat pertumbuhan pribadi.
Cenderung menyukai hal-hal sederhana dan tidak muluk-muluk.Kadang susah move on dari kebiasaan-kebiasaan lama.
Mempunyai memori yang kuat terhadap kejadian di masa lalu.Cenderung kurang kreatif, prosedural, dan kaku.
  • Contoh introvert sensors di dunia nyata: Kim Kardashian, Ratu Elizabeth II, Jeff Bezos, Bella Hadid, Marcus Aurelius.
  • Contoh introvert sensors di fiksi: Squidward Tentacles (SpongeBob), Megumi Fushiguro (Jujutsu Kaisen), Sheldon Cooper (Big Bang Theory), Steve Rogers (Captain America), Betty Cooper (Riverdale).

Dalam teori Myers-Briggs, extrovert sensors diwakili oleh kepribadian ISFJ dan ISTJ. Seperti apa bedanya kedua kepribadian ini? Simak artikel selanjutnya!

D. Introvert Intuitive (Ni)

Orang-orang introvert intuitive selalu melihat sesuatu secara mendalam, mempertimbangkan berbagai kemungkinan, dan cenderung introspektif.

Maka dari itu, tak heran bila introvert intuitive sering dikaitkan dengan sosok guru atau orang yang bijaksana, karena mereka selalu beranggapan bahwa segala hal di dunia terjadi karena suatu alasan.

Mereka selalu penasaran dengan sebab musabab sesuatu, atau merenungkan ide-ide yang mereka anggap menarik. Pertanyaan yang muncul di kepala mereka selalu “mengapa” dan “bagaimana.”

Namun, karena proses berpikir ini terjadi secara internal, seringkali mereka tampak seperti perenung dan cenderung kurang perhatiandengan situasi sekitarnya.

Introvert Intuitive (Ni)
KelebihanKekurangan
Punya naluri yang kuat terhadap sesuatu.Cenderung suka berkhayal atau berfantasi.
Cenderung memikirkan konsekuensi tindakan dan dampaknya secara jangka panjang.Seringkali dianggap kurang realistis.
Mengumpulkan informasi berdasarkan introspeksi dan renungan.Cenderung kurang toleran dengan ide yang lahir dari pemikiran jangka pendek.
Menghargai pembicaraan yang abstrak dan konseptual.Kurang tertarik dengan pembicaraan dangkal.
Suka membuat strategi atau perencanaan.Ada kalanya terlalu mempercayai visi dan misi mereka sendiri, sehingga terkesan egois.
  • Contoh introvert intuitive di dunia nyata: Mahatma Gandhi, Elon Musk, Isaac Newton, J.K. Rowling, Osamu Dazai.
  • Contoh introvert intuitive di fiksi: Sasuke Uchiha (Naruto), Stephen Strange (Doctor Strange), Lisa Simpson (The Simpsons), Obi-Wan Kenobi (Star Wars), Albus Dumbledore (Harry Potter).

Dalam teori Myers-Briggs, extrovert intuitive diwakili oleh kepribadian INFJ dan INTJ. Kedua kepribadian ini punya ciri khasnya masing-masing. Simak di artikel berikutnya!

Bagaimana? Sudahkah kamu mengetahui introvert macam apa dirimu?

Sebagai penutup, penulis ingin mengucapkan kepada para introvert, bahwa tidak sedikit introvert yang sukses karena mereka percaya dengan kemampuannya sendiri, tak peduli mereka sensor, intuitive, thinker, atau feeler. Di mana pun dan kapan pun, orang-orang ekstrovert membutuhkan orang-orang introvert, begitu pula sebaliknya. Jadi, jangan pernah berpikir bahwa dirimu tidak berharga, OK?

Referensi:

  • Myers, I. B. (1998). MBTI Manual: A Guide to the Development and Use of the Myers-Briggs Type Indicator. Palo Alto: Consulting Psychologists Press.
  • Quenk, N. L. (2009). Essentials of Myers-Briggs Type Indicator® Assessment. New Jersey: John Wiley & Sons, Inc.

Artikel Terkait

Leave a Comment