Image default

Jenis Spesialisasi Magister Psikologi, Apa Saja?

Jika kamu menemukan judul ini dalam pencarianmu, pastinya  kamu sedang penasaran mengenai apa saja spesialisasi di magister psikologi. Kamu mencoba mencari tahu untuk memantapkan hatimu memilih diantara banyaknya pilihan. Untukmu yang ingin mengetahui mengenai kuliah psikologi di Indonesia, semoga artikel ini dapat membantumu.

Sebelum memilih peminatan untuk belajar psikologi S-2 yang kamu mau, tentunya kamu perlu tahu apa saja peminatan dalam magister psikologi. Magister psikologi sendiri ada tiga yakni :

A. Magister Profesi Psikologi

Magister profesi psikologi nantinya akan memiliki gelar M.Psi., Psikolog. Karena memiliki gelar psikolog sehingga memiliki izin praktik psikologi. Hal ini dijelaskan oleh Himpsi (2010) bahwa Psikolog adalah lulusan pendidikan profesi yang berkaitan dengan praktik psikologi dengan latar belakang pendidikan Sarjana Psikologi lulusan program pendidikan tinggi psikologi strata 1 (S1) sistem kurikukum lama atau yang mengikuti pendidikan tinggi psikologi strata 1 (S1) dan lulus dari pendidikan profesi psikologi atau strata 2 (S2) Pendidikan Magister Psikologi (Profesi Psikolog).

Psikolog memiliki kewenangan untuk memberikan layanan psikologi yang meliputi bidang-bidang praktik klinis dan konseling; penelitian; pengajaran; supervisi dalam pelatihan, layanan masyarakat, pengembangan kebijakan; intervensi sosial dan klinis; pengembangan instrumen asesmen psikologi; penyelenggaraan asesmen; konseling; konsultasi organisasi; aktifitas-aktifitas dalam bidang forensik; perancangan dan evaluasi program; serta administrasi. Psikolog harus dan diwajibkan untuk memiliki izin praktik psikologi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Lama studi magister profesi psikologi 2,5 tahun. Untuk biaya bisa berbeda-beda disetiap universitas, biasanya berkisar 10-15 juta. Adapun peminatan dalam magister profesi psikologi sendiri juga berbeda-beda tiap universitas. Kamu bisa mencari tahu lebih lanjut di website resmi program studi psikologi pasca sarjana tiap universitas. Namun pada umumnya di Indonesia ada tiga peminatan yakni :

1. Psikologi industri organisasi

Psikologi industri dan organisasi merupakan pemeriksaan ilmiah tentang perilaku manusia di tempat kerja dan organisasi. Spesialisasi ini melihat bagaimanan dan penyebab perilaku pekerja: apa yang memotivasi mereka, bagaimana membuat mereka bahagia dan apa yang dapat membuat mereka tetap puas. Dalam bidang studi ini, kamu akan mempelajari lebih lanjut tentang produktivitas tempat kerja dan perilaku kelompok di tempat kerja. Psikolog di bidang ini akan membantu perusahaan termasuk penelitian, pelatihan karyawan, dan bahkan sumber daya manusia. rekrutmen dan seleksi, stress kerja, dan masalah-masalah individual yang berkaitan dengan pekerjaan/tempat kerja.

2. Psikologi Pendidikan

Psikologi pendidikan berkaitan dengan bagaimana orang belajar. Berbagai konsep psikologis seperti motivasi, kecerdasan, kepribadian dan kognisi diteliti untuk memahami perannya dalam pembelajaran. Secara tepat, banyak dari apa yang dipelajari berlaku untuk mengatur suasana kelas. Mulai dari asesmen, hingga pemecahan masalah yang menyangkut dunia pendidikan, seperti metode belajar, dan kurikulum. Psikologi pendidikan juga berkaitan dengan anak-anak dengan kebutuhan khusus.

3. Psikologi klinis

Masalah psikologi secara mendalam, mulai dari masalah individu hingga masalah kelompok yang berhubungan dengan kondisi klinis. Seperti misalnya gangguan-gangguan emosional dan jiwa. Bidang ini melihat penyebab, diagnosis, dan pengobatan gangguan tersebut. Ini mempersiapkanmu untuk mengenali tanda-tanda penyakit mental dan mempelajari taktik yang dapat membantu mencegah gejalanya. Psikolog di rumah sakit biasanya memiliki latar belakang pendidikan atau peminatan berupa psikologi klinis. Beberapa universitas membagi peminatan psikologi klinis menjadi psikologi klinis umum dan juga psikologi klinis anak dan remaja, namun ada yang hanya fokus psikologi klinis umum saja.  

B. Magister Sains

Lulusan sarjana non psikologi maupun sarjana psikologi sangat bisa untuk mempelajari ilmu psikologi lebih dalam dengan mendaftar magister sains. Magister sains sama halnya dengan ilmuwan psikologi. Hal ini dijelaskan oleh Himpsi (2010) Ilmuwan Psikologi adalah ahli dalam bidang ilmu psikologi dengan latar belakang pendidikan strata 1 dan/atau strata 2 dan/atau strata 3 dalam bidang psikologi.

Ilmuwan psikologi memiliki kewenangan untuk memberikan layanan psikologi yang meliputi bidang-bidang penelitian; pengajaran; supervisi dalam pelatihan; layanan masyarakat; pengembangan kebijakan; intervensi sosial; pengembangan instrumen asesmen psikologi; pengadministrasian asesmen; konseling sederhana;konsultasi organisasi; perancangan dan evaluasi program. Ilmuwan Psikologi dibedakan dalam kelompok ilmu murni (sains) dan terapan. Dalam penjelasan tersebut, tentunya perbedaan profesi psikolog dan ilmuwan psikologi sudah dijelaskan dalam kode etik. Perbedaan tersebut terdapat pada kewenangan masing-masing pekerjaan. Bagi sarjana non psikologi diwajibkan untuk mengikuti matrikulasi mengenai ilmu-ilmu dasar psikologi terlebih dahulu.

Gelar yang dimiliki oleh magister sains yakni M.Si. Karena tidak ada gelar “psikolog” maka tidak memiliki izin praktik psikologi. Lama studi magister sains yakni 2 tahun. Untuk biaya bisa berbeda-beda disetiap universitas, biasanya berkisar 10-15 juta. Adapun peminatan dalam magister sains sendiri juga berbeda-beda tiap universitas. Kamu bisa mencari tahu lebih lanjut di website resmi program studi psikologi pasca sarjana tiap universitas. Berikut peminatan yang ada di magister sains:

1. Psikologi Perkembangan

Psikologi perkembangan adalah studi tentang bagaimana manusia berubah selama hidup mereka. Psikolog perkembangan mempelajari bagaimana pikiran manusia berkembang dan menua serta bagaimana interaksi sosial dan budaya manusia berubah seiring waktu

2. Psikologi Sosial

Psikolog sosial meneliti bagaimana pikiran manusia dipengaruhi oleh orang lain, nyata atau khayalan. Topik yang dipelajari meliputi mengapa orang bertindak dengan cara tertentu dengan orang lain, mengapa orang memiliki prasangka dan mengapa dan bagaimana sikap tertentu ada. Mirip dengan sosiologi, psikologi sosial melihat pada faktor-faktor tingkat mikro (seperti sikap individu dan persepsi manusia) yang mempengaruhi manusia dan perilaku, sementara sosiologi mengambil pandangan yang lebih luas dan melihat bagaimana institusi sosial dan populasi yang luas mempengaruhi perilaku manusia.

3. Psikologi Pendidikan

Secara materi sama seperti psikologi Pendidikan pada magister profesi psikologi, namun dalam magister sains tidak memiliki izin praktik psikologi. Dalam psikologi Pendidikan dapat melakukan penelitian; pengajaran; supervisi dalam pelatihan; pengembangan kebijakan; pengembangan instrumen asesmen psikologi; pengadministrasian asesmen; konseling sederhana; perancangan dan evaluasi program di lingkup Pendidikan.

4. Psikologi Industri Organisasi

Secara materi sama seperti psikologi industri organisasi pada magister profesi psikologi, namun dalam magister sains tidak memiliki izin praktik psikologi. Magister sains dapat melakukan penelitian; pengajaran; supervisi dalam pelatihan; pengembangan kebijakan; pengembangan instrumen asesmen psikologi; pengadministrasian asesmen; konseling sederhana; konsultasi organisasi; perancangan dan evaluasi program di lingkup industri dan organisasi.

5. Psikologi Psikometri

Seorang psikolog psikometri bekerja untuk mengembangkan, mengelola, dan menafsirkan tes, tes tersebut diantaranya : pengujian kecerdasan, pengujian kepribadian dan pengujian kejuruan. Mereka yang memiliki bakat statistik yang kuat sering memilih untuk bekerja dalam pengembangan tes. Namun, lulusan dari psikometri tidak hanya bekerja dengan tes, karena banyak juga yang berkolaborasi dengan ahli statistik untuk mengatur dan menganalisis data. Psikologi psikometri bisa termasuk magister sains maupun magister psikologi terapan, hal ini tergantung setiap universitas.

C. Magister Psikologi Terapan

Ilmu psikologi sangatlah luas sehingga psikologi bisa berintegrasi dengan cabang ilmu manapun. Bagi yang tertarik menerapkan ilmu lain dengan ilmu psikologi, ini adalah pilihan yang tepat. Magister psikologi terapan dapat diambil oleh sarjana non psikologi dengan syarat mengikuti matrikulasi. Gelar yang didapat magister psikologi terapan yakni M.Psi.T. Magister psikologi terapan tidak memiliki gelar psikolog sehingga tidak memiliki izin praktik. Magister psikologi terapan dapat menjadi konsultan dengan menggunakan pendekatan psikologi. Tidak semua universitas ada program magister psikologi terapan, pun termasuk biaya kamu dapat mencari tahu melalui website resmi masing-masing universitas. Lama studi magister psikologi terapan yakni 2 tahun. Pada umumnya di Indonesia ada banyak peminatan yakni :

1. Psikologi Forensik

Psikologi forensik melibatkan penerapan konsep psikologis dalam sistem hukum. Psikolog forensik membantu sistem peradilan dengan menjelaskan konsep psikologis kepada pengadilan dan aparat penegak hukum serta memberikan nasihat dan penilaian psikologis, terutama sebagai saksi ahli. Tugas pekerjaan dapat mencakup penilaian psikologis penjahat, evaluasi kredibilitas saksi dan membantu penegakan hukum dengan profil kriminal.

2. Psikologi militer

Keistimewaan ini mengambil konsep psikologis dan memberinya aplikasi militer. Psikolog militer membantu personel militer baik di dalam maupun di luar medan perang dengan membantu mereka yang mengalami gangguan stres pasca-trauma, kelelahan, dan mendapatkan keuntungan strategis dan taktis atas musuh seorang tentara, di antara banyak poin lainnya.

3. Psikologi Olahraga

Jenis psikologi ini difokuskan untuk membantu atlet mencapai tingkat kinerja yang lebih tinggi saat bermain olahraga atau melakukan aktivitas fisik lainnya. Mereka sering melakukan ini melalui latihan mental yang dirancang untuk membuat orang-orang ini “berada dalam zona” sehingga mereka menjadi atlet terbaik secara fisik.

4. Psikologi Teknik

Psikologi teknik adalah persimpangan antara teknik mesin, ergonomi dan prinsip psikologis. Berdasarkan data eksperimental, psikolog teknik merancang dan merekayasa objek yang berinteraksi dengan manusia sehingga dapat digunakan secara lebih efektif atau lebih aman.

5. Psikologi Anak

Keahlian psikologi anak menerapkan prinsip-prinsip psikologis dalam bidang kesehatan anak atau anak. Banyak dari psikologi anak berfokus pada penggunaan teori-teori psikologis untuk mempromosikan perilaku sehat pada anak-anak, tetapi juga melihat pada hubungan anak-anak dengan keluarga, penyedia layanan kesehatan, dan teman sebaya.

6. Psikologi Kognitif

Psikologi kognitif adalah studi tentang proses berpikir manusia. Aktivitas mental seperti berpikir, mengingat, belajar, bernalar, persepsi dan bahasa adalah bagian dari spesialisasi psikologi ini. Psikologi kognitif adalah spesialisasi psikologi yang sangat berpengaruh karena memengaruhi banyak spesialisasi psikologi lainnya, seperti psikologi pendidikan, psikologi sosial, dan psikologi perkembangan.

7. Psikologi Kebencanaan

Psikologi bencana adalah domain khusus pelatihan, penelitian, dan penyediaan layanan yang diterapkan pada individu, komunitas, dan negara yang terpapar bencana. Tujuan utama para praktisi di bidang ini adalah untuk mengurangi kesusahan awal, dan mendorong fungsi adaptif jangka pendek dan jangka panjang setelah bencana.

8. Psikologi konsumen

Psikologi konsumen adalah cabang khusus dari psikologi sosial, dan ini adalah studi tentang konsumen dan perilaku mereka. Ini termasuk keinginan dan kebutuhan mereka, serta apa yang memengaruhi kebiasaan pembelian mereka. Ada beberapa hal yang mungkin memengaruhi apa yang dibeli konsumen, seperti bagaimana produk dikemas, berapa harganya, atau seberapa mudah diakses. Bahkan mood konsumen dapat mempengaruhi beberapa produk yang mereka beli. Bisnis akan sering menggunakan psikologi konsumen untuk membuat konsumen lebih bersedia membeli produk atau layanan tertentu. Hasil penelitian psikologi konsumen, misalnya, dapat membantu bisnis ini menyajikan produk atau layanan mereka dengan cara yang lebih menarik, yang dapat membuat konsumen lebih cenderung menghabiskan dengan uang hasil jerih payah mereka. Ini dapat mencakup detail kecil, seperti pengemasan, penempatan rak, dan iklan.

9. Psikologi Psikometri

Secara materi sama dengan magister sains hanya saja psikologi psikometri bisa berbeda gelarnya karena tergantung pada masing-masing universitas. Psikologi psikometri bisa termasuk magister sains maupun magister psikologi terapan.

Referensi:

https://www.learnpsychology.org/resources/choosing-a-specialization/

https://woman.thenest.com/psychometric-psychologist-8324.html

https://blog.apabooks.org/2017/09/12/disaster-psychology/

Himpsi. (2010). Kode Etik Psikologi Indonesia. Jakarta. Pengurus Pusat Himpunan
Psikologi Indonesia

Artikel Terkait

Leave a Comment