Image default

5 Cara Meningkatkan Percaya Diri Berdasarkan Riset Psikologi

Pernahkah kalian merasa ragu saat diminta berbicara di depan umum?

Merasa kalau kalian tidak cocok atau tidak pantas untuk mendapatkan sesuatu?

Jika jawaban kalian iya, berarti kita memiliki kesamaan seperti hampir semua orang di dunia ini. Tidak ada manusia tidak pernah ragu di dunia ini dan kita semua memahaminya. Jadi bagaimana cara agar kita bisa lebih nyaman dalam mencoba hal-hal baru tanpa takut gagal dan malu? Simak penjelasan berikut ini untuk meningkatkan rasa percaya diri.

Pengertian Percaya Diri Menurut Para Ahli

Kata “percaya diri” memiliki banyak definisi di dunia psikologi. Berbagai sumber memiliki definisi mereka sendiri, seperti berikut:

  1. Menurut Bérnabou & Tirole (2002), kepercayaan diri secara mudah didefinisikan sebagai rasa percaya akan kemampuan sendiri.
  2. Lenney (1997) mendefinisikannya sebagai ekspektasi dari performa dan evaluasi seseorang terhadap kemampuan serta performa.
  3. Menurut American Psychological Association (2021), kepercayaan diri adalah kepercayaan seseorang kepada kemampuan, kapasitas, dan penilaian mereka sendiri. Kepercayaan kalau seseorang mampu secara sukses memenuhi tuntutan pekerjaan.

Jika dirangkum dengan bahasa yang sangat sederhana, arti “Percaya Diri” sendiri adalah kepercayaan kalian kepada diri sendiri. Anda percaya bisa mengangkat galon aqua, Anda percaya kalau Anda mampu menjadi ketua kelas, dan hal-hal yang serupa.

Rasa percaya diri dapat berubah sewaktu-waktu, sesuai dengan kondisi. Maka dari itu, sangat lah wajar untuk merasa lebih percaya diri dalam beberapa situasi tertentu dan tidak percaya diri di situasi lainnya.

Ketika kekurangan percaya diri, hal yang akan terjadi adalah seseorang dapat terlempar dalam lingkaran bisa membuatnya lebih tidak percaya diri. Contohnya, ada orang yang ditolak ketika menyatakan cinta ke gebetan dan orang ini akan mengatakan “Ini pasti karena saya kurang pintar, tidak tampan, tidak sixpack dan banyak lainnya.” Pikiran seperti ini akan membuat seseorang enggan untuk mencoba mengambil kesempatan lain karena berpikir dirinya tidak cukup.

Di sisi lain, seseorang yang memiliki kepercayaan diri yang cukup akan memikirkan “Hmm, mungkin Saya sedang tidak beruntung dan memang tidak cocok untuk organisasi itu.” Setelahnya dia akan tetap mencoba untuk mencari organisasi atau kegiatan yang sekiranya lebih cocok.

Bisa dibayangkan saja betapa hebatnya prestasi dan masa depan kita saat mampu mengalahkan rasa takut dan malu. Penasaran dengan caranya?

Cara Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Untungnya, rasa percaya diri bukanlah sesuatu yang genetis, sehingga Anda akan selalu mempunyai kesempatan untuk mengembangkannya. Berikut beberapa metode yang bisa digunakan untuk meningkatkan kepercayaan diri!

1. Menghadapi Tantangan dan Ketakutan dalam Sehari-hari

“Conquer your fears” merupakan jargon yang sering dipakai oleh motivator dalam seminar mereka. Dikatakan bahwa seolah-olah kita bisa menghadapi rasa takut dan rasa cemas dengan melawannya. Menariknya, hal ini didukung oleh riset psikologi dari UCLA (Cain, Blouin, & Barad, 2003).

Secara singkat, dengan menyadari bahwa sebuah situasi tidak seburuk yang kita bayangkan, kita mampu membiasakan diri dan pada akhirnya mengalahkan rasa takut itu.

2. Membiasakan Diri dengan Kegagalan & Penolakan

Tidak ada seorangpun yang suka ditolak. Kita mendaftar dan mencoba dengan tujuan berhasil dan tidak untuk gagal. Kemampuan untuk bangkit setelah terjatuh adalah sesuatu yang diinginkan semua orang dan kepercayaan diri berperan besar dalam hal ini.

Menurut profesor psikologi dan neurosains Mark R. Leary, PhD dalam nbcnews.com (DiGiulio, 2019) ada beberapa hal yang bisa dilakukan:

  • Berfokus kepada keunggulan
  • Tanyakan diri sendiri apakah kegagalan itu benar-benar berarti banyak
  • Ingat kalau penolakan sering kali tidak bersifat personal
  • Asumsikan hal yang terbaik, bukan yang terburuk
  • Siapkan diri dan kembali mencari peluang berikutnya

3. Buat Sebuah List/Daftar

Terdengar sedikit merepotkan tapi sebenarnya gampang dan cepat. Buat satu daftar yang isinya pencapaian dan keunggulan kalian masing-masing. Kemudian buat daftar lain yang berisi tujuan yang ingin kalian raih (semakin realistis semakin baik). Saya sarankan untuk mulai dari hal-hal kecil, seperti bangun pagi atau merapikan kasur.

Tujuan dan goals yang ditulis harus S.M.A.R.T. alias specific, measurable, attainable, relevant, and time-bound. Jadi harus dibuat secara spesifik, bisa diukur, bisa dicapai, relevan, dan ada deadlinenya. Metode ini didasarkan penelitian milik Locke & Latham (2013) yang membantu dan menuntun kepada pencapaian yang lebih konsisten.

Sebagai contoh, “Saya ingin mengumpulkan uang 50 ribu dari hasil mencuci motor tetangga dalam waktu 2 hari.”

Setiap kali Anda berhasil melakukan tugas-tugas di daftar itu, Anda bisa melihat perkembangan diri sendiri secara langsung. Anda setidaknya menjadi 1% lebih bagus daripada kemarin, dan itu sangat bagus. Lumayan juga itu untuk sumber motivasi tambahan.

4. Cari Lingkaran Teman yang Suportif

Ini juga sama-sama pentingnya, karena lingkaran pertemanan menjadi cerminan bagi diri kalian masing-masing. Saatnya menghindari teman-teman yang terlalu negatif dan mencoba menjatuhkan semangat dan kepercayaan diri Anda. Lingkaran pertemanan yang saling mendukung satu sama lain patut diincar, karena mereka juga akan menjadi support system, alias orang-orang yang akan menyemangati dan membantu secara psikologis, fisik, dan financial (National Institute of Health, 2019).

5. Berolahraga Secara Teratur

Olahraga selalu hadir sebagai solusi termudah bagi banyak masalah psikologis. Ada kaitannya dengan endorfin lah, kemudian ada serotonin dan berbagai senyawa lainnya yang membuat seseorang merasa lebih baik dan percaya diri. Naiknya kepercayaan diri ini merupakan efek samping dari perubahan body image, yang merubah cara pandang terhadap diri sendiri (Guinn, Semper, & Jorgensen, 1997).

Terdapat berbagai macam cara untuk meningkatkan rasa percaya diri. Efektivitasnya pasti akan berbeda untuk masing-masing orang. Saya hanya ingin mengingatkan kalau Anda tidak bersaingan dengan siapa pun selain diri kalian sendiri.

Tidak perlu lagi membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Memaksa diri sendiri untuk menyaingi kepercayaan diri Park Jimin kurang terdengar realistis, tetapi menjadi 1% lebih baik daripada diri kalian yang kemarin jauh lebih realistis.

Penutup

Itulah lima metode untuk membangun rasa kepercayaan dirimu. Selain metode-metode di atas, masih ada cara-cara lain yang mungkin terlewatkan atau belum tertulis. Nah, kalau kalian ada trik and tips sendiri dipakai biar lebih percaya diri, kalian dapat membagi cerita di kolom komentar!

Referensi

Artikel Terkait

Leave a Comment